KETUA KTNA MINAHASA DR. MUSA LEMBONG DAMPINGI 8 POKTAN, SIAPKAN STRATEGI HADAPI.MUSIM KEMARAU

Terkini 08 Oct 2026 08:42 • 3 min read • 6 views • By Mosses
KETUA KTNA MINAHASA DR. MUSA LEMBONG DAMPINGI 8 POKTAN, SIAPKAN STRATEGI HADAPI.MUSIM KEMARAU
KETUA KTNA MINAHASA DR. MUSA LEMBONG DAMPINGI 8 POKTAN, SIAPKAN STRATEGI HADAPI.MUSIM KEMARAU

Minahasa, BA,OBER NEWS.Menjawab desakan agar KTNA melaksanakan program yang berpihak kepada petani saat menghadapi musim kemarau, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Minahasa Dr.Ir. Musa Lembong, ST, MA, MTh bersama pengurus masa bhakti 2025-2030 melakukan pendampingan intensif kepada kelompok kelompok tani binaan.

Pendampingan dilakukan di Desa Pareipei, kasuratan Remboken, Kembuan,Tonsealama dan Tondano Utara. Dua foto yang beredar menunjukkan rembuk perencanaan lahan di lapangan dan verifikasi administrasi kelompok untuk usulan proposal alat dan mesin pertanian di CSR yang bermitra serta dinas Pertanian dan Peternakan sulawesi utara.

Daftar Binaan Aktif:

KT. Garuda Desa Pareipei, KT. Sukacita, KT. Tonsea Farming Tondano Utara, KT. Mandiri, KT. Betel Desa Kembuan, KT. Maju Bersama Remboken, KT. Maesaesaan, KT. Riatama Desa Kasuratan, dan kelompok Tani lainnya.

KT. Garuda sendiri sebelumnya sudah bermitra dengan KTNA Minahasa DPD Permesta, BUMD Propinsi Sulawesi Utara, PT Atonik dan BPP Remboken dalam kerjasama tanam jagung manis, Jagung komposit jenis jakarin, cabe dan jenis tanaman hortikultura lainnya.

Strategi KTNA Minhasa hadapi Musim Kemarau

Ketua KTNA Minahasa Musa Lembong menegaskan, KTNA tidak berhenti tanam saat kemarau, tapi ganti strategi:

1. Irigasi Hemat Air

Kunci suksesnya ada pada penggunaan teknologi irigasi hemat air. Seperti yang diterapkan petani di daerah lain, anggota menanam jagung dengan memakai paralon dan kincir air dari sumber sungai, menjadi hemat 50%. Pola ini akan direplikasi di Pareipei dan Kembuan dengan memanfaatkan Sungai dan embung desa.

2. Embung & Pola Tanam Tepat

KTNA mendorong pembangunan embung atau kolam penampungan air hujan yang bisa digunakan sebagai sumber air saat musim kemarau tiba, serta mengatur jadwal tanam dan rotasi agar tanaman yang butuh banyak air tidak ditanam saat puncak kemarau.

3. Pilih Komoditas Tahan Kering

Untuk musim kemarau, KTNA mengarahkan tumpang sari cabai-jagung. Cabe rawit, kemangi, bayam merah memiliki akar kuat dan mampu menyimpan air. Selain itu tumpang sari cabai-jagung lebih tahan kekeringan pada musim kemarau sehingga mengurangi biaya pengairan, karena jerami jagung bisa dipakai sebagai mulsa alami untuk cabai.

4. Pendampingan Berkelanjutan

Sesuai arahan KTNA Sulut, pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari memantau pertumbuhan tanaman, menjaga kondisi lahan, hingga membantu petani dalam perawatan agar tanaman jagung tetap tumbuh optimal meski menghadapi tantangan musim kemarau.

Musa Lembong menambahkan: "Desakan petani soal program kemarau itu benar. Kami jawab dengan kerja. Kelompok Tani Garuda Kecamatan Remboken Bapak Roni Lumowa didampingi Pengurus lainnya mengtaakan: "Kelompok kami dan kelompok Tani lainnya di Kecamatan Remboken ini terus dieduksi dan didamlingi oleh KTNA Minahasa Bapak Ketua Musa Lembong bersama pengurus lainnya serta BPP Remboken, kami terus bermitra walau diperhadapkan dengan tantangan musim.kemarau yang terus berlanjut ini." Sebut tokoh masyarakat yang terus aktif di bidang pertanian.

Lebih lanjut dikatkan : KTNA dibawah pimpinan Musa Lembong selaku hadir bersama para petani bukan hanya saat panen tapi saat sulit air.

Program Kemarau KTNA Minahasa 2026 ini akan disinergikan dengan Dinas Pertanian, BPP Remboken, Polres Minahasa, dan stake holder lainnya yang peduli pertanian dan masihb pedulu kepada para petani di Kabupaten Minahasa.

Rembuk KTNA Minahasa bersama 8 poktan membahas peta lahan dan jaringan irigasi hemat air untuk hadapi kemarau.

Verifikasi administrasi dan penyiapan kelompok untuk akses bantuan alsintan.

#tim redaksi.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp